apa kabar sahabat?
Yogyakarta,
kota yang memiliki wisata yg mengagumkan. Yogyakarta, kota yang memiliki beribu
kenangan indah. Yogyakarta, kota yang mengenalkanku pada sebuah harapan.
Yogyakarta, kota yang setiap
harinya sellau dipenuhi dengan kendaraan dari plat huruf yang berbeda. Yogyakarta,
yang paginya berisi tentang kesibukanku menyiapkan kebutuhanku. Yogyakarta, yang
sehari-hari berisi kegiatan perkuliahan dan kegiatan lainnya. Yogyakarta, yang
mengenalkanku tentang arti kehidupan. Yogyakarta, yang mengajariku bagaimana
untuk hidup di kota pelajar, bersaing dengan beribu orang yg mengais ilmu
pengetahuan disini.
Yogyakarta, kota yang mengenalkanku pada sosok sahabat
seperti kalian.
Apa kabar sahabat?
Trya. Ida. Erma. Icha. Mereka berempat adalah sahabat terbaikku
selama 2 tahun ini aku tinggal di Jogjakarta. Persahabatan yang indah. Setiap detik
waktu yang dijalani terasa indah, bersama kalian. Keseharian kami meliputi: ngerjain
tugas, hang out, shopping, curhat, foto bareng, masak bareng, diskusi tentang pelajaran kuliah, nonton bareng.
Apa yg perlu aku tulis ttg mereka?
Yang jelas, dari mereka aku belajar beberapa hal. Pertama,
sahabat akan selalu ada kapanpun kita butuhkan. Kedua, sahabat tidak
akan pernah menuntut kita menjadi orang lain. Ketiga, kesedihan dan
kesenangan bisa dibagi bersama. Keempat, kalo aku ada masalah, cerita
aja ke mereka dijamin masalahnya terselesaikan.
Banyak hal yang telah kita lakukan bersama.
ketika malam minggu tiba, malioboro salah satu tujuan kami. Keliling mall, melihat-lihat suasana Jogja pada malam hari. Melupakan segudang tugas perkuliahan. Melupakan masalah pribadi masing-masing. Bila ada hari libur, sebelumnya kami selalu merencanakan akan jalan kemana ( blm semua terealiasi, hehe ). berbagai tempat sudah kita datangi bersama. Berbagai cerita sudah kita pikul bersama.
Dan sekarang, ketika salah satu dari kita menjauh,
menghilang. Seolah ada yg hilang. Entah apa itu. Kebersamaan yg biasanya selalu
aku rasakan. Tidak ada. Hambar. Tidak seasyik dulu. Aku sangat merindukan
kalian, sahabat-sahabatku. Tidak ada yang paling mengerti sifat kita, selain
sahabat yg sudah dekat dengan kita selama ini.
apa kabar kalian disana?
apa kalian merindukan kebersamaan kita?
apa kalian merindukan kehadiranku?
bagaimana kuliah kalian?
bagaimana mimpi-mimpi kalian?
Semoga Allah selalu menjaga ikatan persahabatan ini, dimanapun kita berada dan sampai kapanpun.
Komentar
Posting Komentar